Mempersiapkan Diri Untuk Sholat
Persiapan untuk sholat ini dilakukan sejak mu’adzin mengumandangkan adzan, yaitu dengan menjawab kalimat-kalimat adzan. Setelah itu berdo’a dengan do’a setelah adzan yang diriwayatkan dari Rosulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam. Adalah baik untuk berwudhu dari rumah daripada berwudhu di Masjid. Maka wudhulah dengan tata cara yang disyari’atkan Rosulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam dan bacalah do’a setelah wudhu. Termasuk dalam membersihkan diri adalah bersiwak serta mengharumkan mulut dimana nanti lisan merupakan jalan dilantunkannya Al-Qur’an.
Mengenakan pakaian yang baik merupakan hal yang diperintahkan Allah dalam firman-Nya surat Al-A’rof ayat 31. Juga jangan pula memancing ketidak khusyu’an jama’ah lain dengan mengenakan pakaian yang bergambar apapun pada bagian belakang pakaian.
Setelah itu, berjalanlah menuju Masjid dengan penuh ketenangan, ketundukan, penuh khidmat seraya berdzikir dengan dzikir saat berjalan ke Masjid yang diriwayatkan Rosulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam. Ketika masih ada waktu, hendaklah sholat sunat 2 roka’at (Tahhiyatul Masjid) sebelum duduk di Masjid. Kalaupun ada waktu lagi, berdo’alah sebelum iqomat dikumandangkan karena waktu diantara adzan dan iqomat merupakan salah satu waktu diijabah dalam berdo’a.
Saat iqomat berkumandang, maka tak ada lagi ibadah yang terpenting kecuali menegakkan sholat. Maka luruskanlah shof karena hal itu merupakan unsur kesempurnaan sholat serta jalan untuk mencegah masuknya syaiton pengganggu sholat.