Tanda-tanda husnul khotimah
Tanda-tanda husnul khotimah cukup banyak. Disini kami menyebutkan sebagian diantaranya saja yaitu :
Mengucapkan kalimat tauhid Laa ilaaha illallaah saat meninggal (menjelang ajal). Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Barangsiapa yang akhir ucapan dari hidupnya adalah laa ilaaha illallaah, pasti masuk surga”. (HR. Abu Dawud dll, dihasankan Al Albani dalam Irwa’ul Ghalil)
Meninggal pada malam Jum’at atau pada hari Jum’at. Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Setiap muslim yang meninggal pada hari atau malam Jum’at pasti akan Allah lindungi dari siksa kubur”. (HR. Ahmad)
Meninggal dengan dahi berkeringat. Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Orang mu’min itu meninggal dengan berkeringat didahinya”. (HR. Ahmad, Tirmidzi dll, dishahihkan Al Albani)
Meninggal karena wabah penyakit menular dengan penuh kesabaran dan mengharapkan pahala dari Allah, seperti penyakit kolera, TBC dan lain sebagainya.
Wanita yang meninggal saat nifas karena melahirkan anak. Nabi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Seorang wanita yang meninggal karena melahirkan anaknya berarti mati syahid. Sang anak akan menarik-nariknya dengan riang gembira menuju surga”. (HR. Ahmad).
Munculnya bau harum semerbak, yakni yang keluar dari tubuh jenazah setelah meninggal dan dapat tercium oleh orang-orang disekitarnya. Seringkali itu didapatkan pada jasad orang-orang yang mati syahid, terutama syahid fisabilillah.
Mendapatkan pujian yang baik dari masyarakat sekitar setelah meninggalnya. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah melewati jenazah. Beliau mendengar orang-orang memujinya. Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam pun bersabda,
“Pasti (masuk) surga” Beliau kemudian bersabda, “kalian -para sahabat- adalah para saksi Allah dimuka bumi ini”. (HR. At-Tirmidzi).
Melihat sesuatu yang menggembirakan saat ruh diangkat. Misalnya, melihat burung-burung putih yang indah atau taman-taman indah dan pemandangan yang menakjubkan, namun tidak seorangpun disekitarnya yang melihatnya. Kejadian itu dialami sebagian orang-orang shalih. Mereka menggambarkan sendiri apa yang mereka lihat pada saat sakaratul maut tersebut dalam keadaan sangat berbahagia, sedangkan orang-orang disekitar mereka tampak terkejut dan tercengang saja.
Sumber Artikel :
http://muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/di-depan-gerbang-kematian.html
Wallahu'alam Bishshowab